Islamic Party and Pluralism: The View and Attitude of Masyumi towards Pluralism in Politics (1945-1960)

Firman Noor

Abstract


This article discusses Masyumi’s response towards pluralism, particularly about the political diversity in the first fifteen years of Indonesia independent era. As the largest Islamic party in Indonesian history, Masyumi was well known by many as the champion of democracy and one of the essential elements in the nationalist movement. However, regarding pluralism, for some, Masyumi positive attitude on this matter has been doubtful, regarding this party as the guru of intolerance for some contemporary Islamic organisations. By exploring the ideals and practical aspects of this party, this article wants to show the nature of Masyumi’s view and attitude in answering political diversity that in the long run indicates the real position of this party in pluralism in politics. The discussion indicates that despite some weaknesses in undergoing the spirit of honouring diversity, in particular when dealing with the communists, Masyumi, in general, had proven its position as one of the essential elements in Indonesian political history that in many ways eager to develop and maintain the spirit of pluralism.
[Tulisan ini mendiskusikan perihal respons Masyumi terhadap pluralisme, khususnya terkait dengan politik keragaman dalam rentang limabelas tahun setelah Indonesia merdeka. Sebagai partai Islam terbesar dalam sejarah Indonesia, Masyumi dikenal luas sebagai terdepan dalam praktik demokrasi dan pemain penting dalam gerakan nasionalisme. Meskipun demikian, bagi sebagian orang, respons positif Masyumi terhadap isu pluralisme tetap diragukan mengingat partai ini dianggap sebagai model intoleransi bagi organisasi Islam dewasa ini. Tulisan ini ingin menunjukkan bahwa pandangan dan sikap Masyumi dalam menjawab keragaman politik mengindikasikan posisinya yang jelas dalam pluralisme politik. Walaupun ada dukungan lemah terhadap semangat keragaman, khususnya terkait dengan kelompok komunis, secara umum Masyumi membuktikan dirinya sebagai elemen penting dalam sejarah politik Indonesia dengan berbagai cara dalam membangun dan mempertahankan semangat pluralisme. ]


Keywords


Masyumi; Political Islam; democracy; diversity; pluralism

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Zainal Abidin, Membentuk Negara Islam, ed. by Andang B. Malla et al., Jakarta: Teraju, 2004.

“Anggaran Dasar Partai Politik Islam Indonesia Masyumi”, Pedoman Perdjuangan Masjumi, 2nd edition, Djakarta: Pimpinan Partai Masjumi, Bagian Keuangan, 1955.

Awwas, Irfan S., “Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Negara Islam Indonesia, Article 3”, in Jejak Jihad SM. Kartosuwiryo: Mengungkap Fakta yang Didustakan, Yogyakarta: Uswah, 2008.

Awwas, Irfan S., Jejak Jihad SM. Kartosuwiryo: Mengungkap Fakta yang Didustakan, Yogyakarta: Uswah, 2008.

Bajasut, S.U. and Lukman Hakiem (eds.), Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito: Ketua Umum (Terakhir) Partai Masyumi, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Bruinessen, Martin van, “Genealogies of Islamic Radicalism in Post-Suharto Indonesia”, South East Asia Research, vol. 10, no. 2, 2002, pp. 117–54.

Brumberg, Daniel, “Rhetoric and Strategy, Islamic Movements and Democracy in Middle East”, in The Islamism Debate, ed. by Martin S. Kramer, Daniel Brumberg, and Merkaz Dayan le-ḥeḳer ha-Mizraḥ ha-Tikhon ṿe-Afriḳah (Universiṭat Tel-Aviv), Tel Aviv, Israel: Moshe Dayan Center for Middle Eastern and African Studies, 1997.

Connolly, William E., Pluralism, Durham: Duke University Press, 2005.

Dengel, Holk H., Darul Islam dan Kartosuwirjo: Angan-angan yang Gagal, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1995.

Departemen Penerangan Republik Indonesia, Kepartaian di Indonesia, Jakarta, 1951.

Dijk, Cornelis Van, Darul Islam: Sebuah Pemberontakan, Jakarta: Grafiti Pers, 1983.

Duverger, Maurice and Robert Wagoner, The Study of Politics, London: Nelson, 1972.

Fealy, Greg, Ijtihad Politik Ulama: Sejarah NU 1952-1967, Yogyakarta: LKIS, 2003.

Fealy, Greg and Bernhard Platzdasch, “The Masyumi Legacy: Between Islamist Idealism and Political Exigency”, Studia Islamika, vol. 12, no. 1, 2005 [http://dx.doi.org/10.15408/sdi.v12i1.646 ].

Feith, Herbert, The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia., Ithaca N.Y.: Cornell University Press, 1968.

Feith, Herbert, Pemilihan Umum 1955 di Indonesia, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 1999.

Feith, Herbert and Lance Castles (eds.), Indonesian Political Thinking, 1945-1965, Ithaca: Cornell University Press, 1970.

Firmansyah, Adhe, S.M. Kartosoewirjo: Biografi Singkat, 1907-1962, Yogyakarta: Garasi, 2009.

Fogg, Kevin William, “The Fate of Muslim Nationalism in Independent Indonesia”, Ph.D. Dissertation, New Haven: Yale University, 2012.

Gaus A. F, Ahmad, Sang Pelintas Batas: Biografi Djohan Effendi, Jakarta: ICRP dan Penerbit Buku Kompas, 2009.

Giddens, Anthony, Sociology, Cambridge: Polity Press, 1993.

Gunawan, Hendra, M. Natsir dan Darul Islam: Studi Kasus Aceh dan Sulawesi Selatan Tahun 1953-1958, Jakarta: Media Da’wah, 2000.

Hakiem, Lukman, Perjalanan Mencari Keadilan dan Persatuan: Biografi Dr. Anwar Harjono, S.H., Jakarta: Media Da’wah, 1993.

Hamka, Muhammadiyah-Masyumi, Jakarta: Masyarakat Islam.

Ibrahim, Muchtaruddin, Dr. Sukiman Wirjosandjojo, Hasil Karya dan Pengabdiannya, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1982.

“Interview with Ahmad Syafii Maarif”, Asian Christian Review, vol. 2, no. 2&3, 2008.

Irsyam, Mahrus, Ulama dan Partai Politik: Upaya Mengatasi Krisis, Jakarta: Yayasan Perkhidmatan, 1984.

Jakob Oetama, “‘Catatan Penutup: Paradoks Eksistensial Prawoto Mangkusasmito’”, in Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito: Ketua Umum (Terakhir) Partai Masyumi, ed. by S.U. Bajasut and Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Kahin, Audrey, Islam, Nationalism, and Democracy: A Political Biography of Mohammad Natsir, Singapore: NUS Press, 2012.

Kahin, George McTurnan, Nationalism and Revolution in Indonesia, Ithaca: Cornell University Press, 1952.

Kahin, George McTurnan, “In Memoriam: Mohammad Natsir (1907 -- 1993)”, Indonesia, vol. 56, 1993, pp. 158–65.

Kami Memanggil!, Djakarta: Dewan Pimpinan Partai Masjumi, Bahagian Penerangan, 1955.

Legenhausen, Muhammad, “Misgiving about the Religious Pluralisms of Seyyed Hossein Nasr and John Hick”, al-Tawhid, vol. 14, no. 3, 1997.

Lucius, Robert E, “A House Divided: The Decline and Fall of Masyumi (1950-1956)”, Master’s Thesis, Monterey: Naval Postgraduate School, 2003.

Madinier, Rémy, Partai Masjumi: Antara Godaan Demokrasi & Islam Integral, Bandung: Mizan, 2013.

Madinier, Rémy, “Berita Masjumi, 24 January, 1952”, in Partai Masjumi: Antara Godaan Demokrasi & Islam Integral, Bandung: Mizan, 2013.

Madinier, Remy and Andre Feillard Feillard, “At the Sources of Indonesian Political Islam’s Failure: The Split between the Nahdlatul Ulama and the Masyumi in Retrospect”, Studia Islamika, vol. 6, no. 2, 2014 [http://dx.doi.org/10.15408/sdi.v6i2.729 ].

Madjid, Nurcholis, “Masyarakat Madani dan Investasi Demokrasi: Tantangan dan Kemungkinan”, Republika, 10 Aug 1999.

Mahendra, Yusril Ihza, Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam: Perbandingan Partai Masyumi (Indonesia) dan Partai Jama’at-i-Islami (Pakistan), Jakarta: Paramadina, 1999.

Mahendra, Yusril Ihza, Rekonsiliasi Tanpa Mengkhianati Reformasi: Versi Media Massa, ed. by Andang B. Malla, M. Saleh Mude, and M. Fuad Nashar, Jakarta: Teraju, 2004.

Majid, Nurcholish, “Ikatan Keadaban”, in Cendekiawan dan Religiusitas Masyarakat, Jakarta: Tabloid Tekad dan Penerbit Paramadina, 1999.

Majid, Nurcholish, “Jiwa dan Semangat 1945 Masyumi Menolak Suatu ‘Machtstaat’”, in Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito: Ketua Umum (Terakhir) Partai Masyumi, ed. by S.U. Bajasut and Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Kompas, 2014.

Majid, Nurcholish, Masyumi dan Undang-Undang tentang Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah, ed. by S.U. Bajasut and Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Majid, Nurcholish, “Apakah Ada Manfaatnya Pembentukan MPRS? Karena Haluan Negara toh Sudah ditetapkan”, in Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito: Ketua Umum (Terakhir) Partai Masyumi, ed. by S.U. Bajasut and Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Majid, Nurcholish, “Pesan Terakhir PP. Masyumi Amanat Umat telah Ditunaikan”, in Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito: Ketua Umum (Terakhir) Partai Masyumi, ed. by S.U. Bajasut and Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Majid, Nurcholish, “Rugi Untung Perjuangan Harus dinilai dengan Rugi Untungnya Islam”, in Alam Pikiran dan Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito: Ketua Umum (Terakhir) Partai Masyumi, ed. by S.U. Bajasut and Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Mestenhauser, Josef A., “Ideologies in Conflict in Indonesia, 1945-1955.”, Ph.D. Dissertation, Minnesota: University of Minnesota, 1960.

Murray, James A.H., William Little, and C.T. Onions, The Shorter Oxford English Dictionary on Historical Principles., Oxford: Clarendon Press, 1964.

Natsir, M., Inilah Chittahku, Djakarta: Penerangan Pimpinan Partai Masjumi, 1953.

Natsir, M., “Islamic Tolerance”, in Indonesian Political Thinking, 1945-1965, ed. by Herbert Feith and Lance Castles, Ithaca: Cornell University Press, 1970.

Natsir, M., Islam Sebagai Dasar Negara, Jakarta: Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, 2000.

Natsir, M., Tjita-Tjita Masjumi, Pidato Mohammad Natsir dalam Peringatan Ulang Tahun ke-X Masjumi di Jakarta 1955, Jakarta: KAPU Masjumi Djakarta Raya.

Ngelow, Zakaria J., “Interfaith Cooperation against Radicalism and Violence in Indonesia: A Christian Perspective”, CTC Bulletin, vol. 24, no. 3, 2008.

Noer, Deliar, Partai Islam di Pentas Nasional: Kisah dan Analisis Perkembangan Politik Indonesia 1945-1965, Bandung: Mizan, 2000.

Oetama, Jacob, “Mohammad Natsir: Jujur dalam Sikap, Santun dalam Tindakan”, in 100 Tahun Mohammad Natsir, ed. by Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Republika, 2008.

“Pertimbangan Madjlis Sjuro Pusat: Sikap Masjumi terhadap Mazhab”, Pedoman Perdjuangan Masjumi, 2nd edition, Djakarta: Pimpinan Partai Masjumi, Bagian Keuangan, 1955.

“Program Perdjuangan Masjumi”, Pedoman Perdjuangan Masjumi, 2nd edition, Djakarta: Pimpinan Partai Masjumi, Bagian Keuangan, 1955.

“Putusan Madjlis Sjuro Pusat Masjumi tentang Hukum Islam terhadap Komunis”, Pedoman Perdjuangan Masjumi, 2nd edition, Djakarta: Pimpinan Partai Masjumi, Bagian Keuangan, 1955.

Rahmah el-Junusijah and Kahrudin Yunus, Djalan Lurus dalam Pendidikan Putera/Puteri, Agama dan Ekonomi, Djakarta: Fikiran Baru, 1956.

Risalah Perundingan Tahun 1957 Sidang ke-III, Konstituante Republik Indonesia, 1957.

Rooney, Kathy, Encarta Concise English Dictionary, Sydney, N.S.W.: Pan Macmillan Australia, 2001.

Rosidi, Ajip, Sjafruddin Prawirangegara Lebih Takut Kepada Allah SWT, Jakarta: Inti Idayu Press, 1986.

Rowe, William L., Philosophy of Religion: An Introduction, 4th edition, California: Wadsworth Cengage Learning, 2007.

Samsuri, “Media Pendidikan Politik Anti-Komunis”, in Politik Islam Anti Komunis: Pergumulan Masyumi dan PKI di Arena Demokrasi Liberal, Yogyakarta: Safiria Insania Press bekerjasama dengan Magister Studi Islam, Universitas Islam Indonesia, 2004.

Sanchez-Cuenca, Ignacio, “Party Moderation and Politicians’ Ideological Rigidity”, Party Politics, vol. 10, no. 3, 2004, pp. 325–42 [http://dx.doi.org/10.1177/1354068804039120 ].

Scruton, Roger, A Dictionary of Political Thought, London: Pan Book, 1983.

Suhelmi, Ahmad, Soekarno versus Natsir: Kemenangan Barisan Megawati, Reinkarnasi Nasionalis Sekuler, Jakarta: Darul Falah, 1999.

“Tafsir Asas”, Pedoman Perdjuangan Masjumi, 2nd edition, Djakarta: Pimpinan Partai Masjumi, Bagian Keuangan, 1955.

Thoha, Anis Malik, Tren Pluralisme Agama: Tinjauan Kritis, Jakarta: Perspektif, 2005.

Timu, Chris S.K., “Natsir, Aspirasi Islam dan Komunitas Katolik”, in 100 Tahun Mohammad Natsir, ed. by Lukman Hakiem, Jakarta: Penerbit Republika, 2008.

Wiryosukarto, Amir Hamzah (ed.), Wawasan Politik Seorang Muslim Patriot: Kumpulan Karangan, Jakarta: YP2LPM (Yayasan Pusat Pengkajian, Latihan, dan Pengembangan Masyarakat), 1984.

Wissenburg, M.L.J., Political Pluralism and the State: Beyond Sovereignty, New York: Routledge, 2009.

Wolf, Charles, The Indonesian Story; The Birth, Growth and Structure of the Indonesian Republic., New York: Institute of Pacific Relation, 1949.




DOI: http://dx.doi.org/10.14421/ajis.2016.542.273-310

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Firman Noor